![]() |
| Sumber foto; Antara.com |
Lintaskalbar.com – Beredarnya video yang memperlihatkan dugaan aksi pelemparan batu terhadap sebuah kendaraan di kawasan Tugu Khatulistiwa, Kota Pontianak, menjadi pengingat bagi masyarakat akan pentingnya menjaga keselamatan saat berkendara. Meski informasi tersebut masih menunggu konfirmasi dari pihak berwenang, peristiwa yang beredar di media sosial itu memunculkan kekhawatiran, terutama bagi pengendara yang kerap melintasi jalur tersebut.
Informasi awal berasal dari unggahan akun Pontianak Informasi di Facebook. Berdasarkan pantauan redaksi pada Rabu (15/7/2026), akun tersebut memiliki 212 pengikut. Video yang menyebut dugaan kejadian terjadi sekitar pukul 14.00 WIB pada Selasa (14/7/2026) di depan SPBU AKR kawasan Tugu Khatulistiwa telah memperoleh sekitar 40 komentar dan 15 kali dibagikan oleh pengguna Facebook.
Menanggapi beredarnya informasi tersebut, Muis, mahasiswa Program Magister pada Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Tanjungpura, menilai bahwa setiap dugaan tindakan yang berpotensi mengancam keselamatan pengguna jalan perlu menjadi perhatian serius semua pihak.
"Terlepas dari benar atau tidaknya informasi yang beredar di media sosial, masyarakat tetap harus mengedepankan kewaspadaan ketika berkendara. Keselamatan pengguna jalan merupakan hal yang paling utama. Di sisi lain, aparat juga perlu melakukan penyelidikan secara menyeluruh agar masyarakat memperoleh kepastian mengenai peristiwa yang sebenarnya," ujar Muis kepada Lintaskalbar.com, Rabu (15/7/2026).
Menurutnya, media sosial memang memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi awal kepada masyarakat. Namun, informasi yang beredar tetap harus diimbangi dengan proses verifikasi agar tidak memunculkan spekulasi yang dapat menyesatkan publik.
Ia juga mengimbau masyarakat yang mengalami atau menyaksikan peristiwa serupa untuk segera melaporkannya kepada pihak kepolisian disertai bukti pendukung, seperti foto, video, atau rekaman kamera kendaraan apabila tersedia. Langkah tersebut dinilai dapat membantu proses penyelidikan sekaligus mempercepat pengungkapan fakta di lapangan.
