
Batu yang diduga dilempar ke arah kendaraan di depan SPBU AKR Tugu Khatulistiwa, Pontianak. Sumber tangkapan layar
LintaKalbar.com – Sebuah video yang beredar di media sosial menginformasikan dugaan aksi pelemparan batu terhadap sebuah mobil di kawasan depan SPBU AKR, Tugu Khatulistiwa, Kota Pontianak. Peristiwa tersebut disebut terjadi sekitar pukul 14.00 WIB pada Selasa, 14 Juli 2026.
Informasi pertama kali dipublikasikan oleh akun citizen journalism Pontianak Informasi di Facebook. Berdasarkan pantauan redaksi saat berita ini disusun, akun tersebut memiliki 212 pengikut. Unggahan video mengenai dugaan insiden itu juga mendapat perhatian pengguna media sosial dengan mencatat sekitar 40 komentar serta telah 15 kali dibagikan.
Dalam video yang beredar, tampak sebuah kendaraan diduga menjadi sasaran lemparan batu saat melintas di lokasi. Namun hingga kini belum ada informasi resmi yang menjelaskan kronologi lengkap, motif kejadian, maupun identitas pihak yang diduga terlibat.
Sehubungan dengan beredarnya informasi tersebut, masyarakat yang melintasi kawasan Tugu Khatulistiwa diimbau untuk tetap berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan selama berkendara, terutama hingga ada penjelasan resmi dari aparat berwenang.
Warganet Soroti Aspek Keamanan Jalan
Unggahan tersebut memunculkan berbagai respons dari warganet. Sebagian besar menilai tindakan pelemparan batu, apabila benar terjadi, dapat membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Seorang pengguna Facebook, Hendra Nusa, meminta agar kejadian tersebut segera dilaporkan kepada kepolisian agar dapat ditindaklanjuti. Sementara Umi Hani mengungkapkan kekhawatirannya apabila batu mengenai kaca kendaraan dan membahayakan pengemudi maupun penumpang. Pendapat serupa juga disampaikan Salomi Imang, yang menyebut peristiwa tersebut sebagai kejadian yang mengkhawatirkan.
Di sisi lain, beberapa pengguna media sosial mencoba mengemukakan dugaan mengenai penyebab kejadian. Dasya Babaro dan Nur Eska berpendapat bahwa kemungkinan terdapat faktor lain yang memicu insiden tersebut, misalnya perilaku pengendara. Meski demikian, pendapat tersebut merupakan opini pribadi dan belum dappat dipastikan kebenarannya.
Pengguna lain, Hitamm Kobra, mengingatkan agar masyarakat tidak terburu-buru mengambil kesimpulan sebelum hasil penyelidikan resmi diumumkan. Sementara Vox Populi berharap apabila pelaku berhasil ditemukan, proses hukum dapat diterapkan secara tegas untuk memberikan efek jera. Hal senada juga disampaikan Tio Prasetyo yang meminta agar aparat segera mengungkap pelaku.
Selain itu, Rusita Kurniawan mengaku pernah mengalami kejadian serupa di wilayah Kampung Pasir, Kabupaten Mempawah. Ia menyebut sempat terkena lemparan yang mengakibatkan memar di bagian leher. Pengalaman tersebut merupakan kesaksian pribadi yang belum diverifikasi secara independen.
Polisi Masih Ditunggu Berikan Keterangan
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak kepolisian mengenai dugaan peristiwa tersebut. Redaksi masih berupaya memperoleh konfirmasi dari aparat berwenang guna memastikan kronologi serta fakta-fakta yang sebenarnya.
Catatan Redaksi: Berita ini disusun berdasarkan informasi awal yang dipublikasikan oleh akun citizen journalism Pontianak Informasi dan hasil pemantauan terhadap unggahan di media sosial. Informasi mengenai jumlah pengikut, komentar, dan pembagian unggahan merupakan data yang tercatat saat berita ditulis dan dapat berubah sewaktu-waktu. Seluruh dugaan terkait penyebab maupun pelaku masih menunggu hasil penyelidikan dan keterangan resmi dari pihak berwenang.
Tags
Kalbar