Dandim Mempawah Inisiasi Silaturahmi Warga Sasak Kalbar, Perkuat Persaudaraan di Tanah Rantau

Komandan Kodim Kabupaten Mempawah, Letkol Czi Ali Isnaini, S.E., M.Han., menginisiasi kegiatan silaturahmi bersama warga Sasak yang berdomisili di Kalimantan Barat, Minggu 19 Juli 2026
LintasKalbar.com – Komandan Kodim (Dandim) 1201/Mempawah, Letkol Czi Ali Isnaini, S.E., M.Han., menginisiasi kegiatan silaturahmi bersama warga Sasak yang berdomisili di Kalimantan Barat. Pertemuan yang berlangsung di Kopi Asiang Ayani 2, Pontianak, Minggu 19 Juli 2026, itu menjadi ruang mempererat tali persaudaraan, memperkuat komunikasi, sekaligus membangun jejaring antarsesama warga Sasak di tanah rantau.
Puluhan warga Sasak dari berbagai kabupaten dan kota di Kalimantan Barat menghadiri kegiatan tersebut. Suasana akrab dan penuh kekeluargaan terlihat sejak awal acara. Para peserta saling memperkenalkan diri, berbagi pengalaman hidup, bertukar cerita mengenai perjalanan pendidikan dan karier, hingga membangun komunikasi yang diharapkan terus terjalin di masa mendatang.
Sebagai putra asli Desa Sakra, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, Letkol Czi Ali Isnaini mengatakan bahwa kegiatan ini sengaja digagas sebagai wadah untuk menyatukan kembali warga Sasak yang tersebar di berbagai daerah di Kalimantan Barat. Menurutnya, silaturahmi memiliki nilai yang sangat penting karena mampu memperkuat rasa persaudaraan sekaligus menjadi tempat saling berbagi pengalaman dan motivasi.
"Alhamdulillah, secara pribadi saya sangat senang bisa bertemu dengan teman-teman warga Sasak di Kalimantan Barat. Momen seperti ini sangat berarti karena bisa kembali menjalin silaturahmi dengan saudara-saudara di tanah rantau," ujarnya.
Ia menegaskan bahwa silaturahmi bukan sekadar pertemuan biasa, tetapi menjadi ruang untuk saling mengingatkan, bertukar pengetahuan, memperluas wawasan, serta memperkuat semangat pengabdian kepada masyarakat. Menurutnya, meskipun setiap orang memiliki profesi yang berbeda, seluruh warga Sasak memiliki tujuan yang sama, yakni memberikan manfaat bagi keluarga, masyarakat, bangsa, dan negara.
"Saya melihat teman-teman warga Sasak di Kalbar memiliki tujuan yang sama, yaitu ingin mengabdi dan memberikan manfaat sesuai profesi masing-masing. Meskipun bidang pekerjaan kita berbeda-beda, saya yakin tujuan kita tetap sama, yakni memberikan yang terbaik bagi keluarga, lingkungan, masyarakat, bangsa, dan negara," katanya.
Dalam kegiatan tersebut turut hadir Wakil Dekan Bidang Akademik Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tanjungpura, Dr. Jumhur, M.Si., yang juga merupakan putra Lombok. Ia mengajak generasi muda Sasak untuk tidak ragu belajar dari pengalaman para senior agar mampu meningkatkan kualitas diri dan meraih kesuksesan. Menurutnya, semangat belajar, bekerja keras, dan menjaga optimisme menjadi modal penting dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.
Di hadapan peserta, Dr. Jumhur juga memperkenalkan filosofi sederhana yang ia sebut sebagai "NTB", bukan hanya bermakna Nusa Tenggara Barat, tetapi juga "Nanti Tuhan Bantu". Filosofi tersebut, menurutnya, menjadi pengingat agar setiap orang terus berikhtiar, pantang menyerah, dan selalu menggantungkan harapan kepada Tuhan dalam setiap langkah kehidupan.
Sementara itu, salah seorang peserta, Saepul, mengaku mengapresiasi inisiatif Dandim 1201/Mempawah yang telah mempertemukan warga Sasak dari berbagai daerah di Kalimantan Barat. Ia menilai kegiatan tersebut tidak hanya mempererat hubungan kekeluargaan, tetapi juga membuka ruang kolaborasi dan saling mendukung antarsesama perantau.
"Saya merasa sangat senang dan bangga bisa bertemu langsung dengan beliau di Kalimantan Barat. Kami berasal dari sekolah yang sama. Siapa sangka di tanah rantau kami dipertemukan kembali, terlebih beliau kini mengemban amanah sebagai Dandim 1201/Mempawah. Semoga silaturahmi ini semakin mempererat persaudaraan warga Sasak di Kalimantan Barat," ujarnya.
Melalui kegiatan yang diinisiasi Letkol Czi Ali Isnaini tersebut, diharapkan semangat kebersamaan warga Sasak di Kalimantan Barat semakin kuat. Selain menjadi ajang mempererat ukhuwah, silaturahmi ini juga diharapkan dapat menjadi awal lahirnya berbagai kolaborasi positif antara masyarakat, akademisi, pemerintah, dan TNI dalam memberikan kontribusi bagi pembangunan daerah maupun bangsa.