Dr. Jumhur Kenalkan Filosofi "NTB: Nanti Tuhan Bantu", Ajak Generasi Sasak Optimistis Raih Kesuksesan
![]() |
| Dr. Jumhur, M.Si., putra Lombok yang telah lama menetap di Kalimantan Barat (Baju putih yang ada di tengah) |
LintasKalbar.com – Generasi muda Sasak di Kalimantan Barat diajak untuk terus optimistis, pantang menyerah, dan tidak berhenti belajar dalam meraih cita-cita. Pesan tersebut disampaikan Dr. Jumhur, M.Si., putra Lombok yang telah lama menetap di Kalimantan Barat dan kini menjabat sebagai Wakil Dekan Bidang Akademik Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tanjungpura (FEB Untan), saat menghadiri kegiatan silaturahmi Semeton Sasak Kalimantan Barat di Pontianak, Minggu, 19 Juli 2026.
Menurut Dr. Jumhur, salah satu kunci keberhasilan adalah memiliki kemauan untuk belajar dari pengalaman orang-orang yang telah lebih dahulu meniti kesuksesan. Karena itu, ia mendorong generasi muda agar tidak sungkan menjadikan para senior sebagai tempat bertanya, berdiskusi, dan mengambil pelajaran hidup.
"Bagi adik-adik dan teman-teman yang masih baru merintis, jangan sungkan untuk belajar kepada para senior. Dengan belajar dari pengalaman mereka, insyaallah jalan menuju kesuksesan bisa lebih cepat. Jadikan keteladanan sebagai motivasi untuk terus berkembang, sehingga kehidupan dan ekonomi ke depan bisa menjadi lebih baik dan memberikan hasil yang lebih optimal," ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Dr. Jumhur juga membagikan filosofi sederhana yang mudah diingat, yakni NTB. Menurutnya, singkatan itu tidak hanya identik dengan Provinsi Nusa Tenggara Barat, tetapi juga dapat dimaknai sebagai "Nanti Tuhan Bantu".
Filosofi tersebut, kata dia, bukan berarti seseorang hanya menunggu pertolongan tanpa berusaha. Sebaliknya, makna itu menjadi pengingat agar setiap orang terus berikhtiar, bekerja keras, dan berdoa. Ia meyakini bahwa setiap usaha yang dilakukan dengan sungguh-sungguh akan selalu dibukakan jalan oleh Tuhan.
Bagi Dr. Jumhur, tantangan hidup di tanah perantauan seharusnya menjadi penyemangat untuk terus berkembang. Dengan semangat kebersamaan, saling mendukung, dan memperluas wawasan melalui silaturahmi, generasi muda Sasak diyakini mampu membangun masa depan yang lebih baik, baik bagi diri sendiri, keluarga, maupun masyarakat.
Pesan motivasi tersebut mendapat sambutan positif dari para peserta silaturahmi. Banyak di antara mereka menilai bahwa pengalaman para tokoh Sasak yang telah berhasil di berbagai bidang menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus meningkatkan kualitas diri, menjaga persaudaraan, dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah serta bangsa.
