Label
This is a closable top notification. Home ×
Iklan Atas
Responsive Ads

Benarkah Nama Kota Pontianak Berasal dari Kuntilanak? Ini Cerita yang Banyak Dipercaya Masyarakat

 

Suasana kota Pontianak disaat malam hari, foto ini di wilayah waterfront dekat pinggiran sungai Kapuas

LintasKalbar.com – Asal-usul nama Kota Pontianak masih menjadi topik yang menarik untuk dibahas hingga saat ini. Selain memiliki catatan sejarah yang berkaitan dengan berdirinya Kesultanan Pontianak, terdapat pula cerita rakyat yang telah lama berkembang di tengah masyarakat, yakni legenda yang mengaitkan nama Pontianak dengan sosok kuntilanak.

Dalam tayangan yang dilansir dari kanal YouTube Nessie Judge, yang memiliki 11,7 juta subscriber, pada Minggu, 19 Juli 2026, dijelaskan bahwa legenda tersebut menjadi salah satu kisah paling populer yang melekat dengan sejarah berdirinya Kota Pontianak.

Menurut cerita yang berkembang secara turun-temurun, Sultan Syarif Abdurrahman Alqadri bersama rombongannya pernah menyusuri Sungai Kapuas dan Sungai Landak untuk mencari lokasi yang tepat membangun permukiman baru. Dalam perjalanan itu, mereka disebut mendapat gangguan dari makhluk gaib yang diyakini sebagai kuntilanak.

Konon, untuk mengusir gangguan tersebut, Sultan Syarif Abdurrahman Alqadri memerintahkan anak buahnya menembakkan meriam ke arah hutan di sekitar lokasi. Setelah suara dentuman meriam menggema, gangguan tersebut dipercaya menghilang. Tempat jatuhnya peluru meriam kemudian dipilih sebagai lokasi pembangunan Keraton Kadriah dan Masjid Jami' Sultan Syarif Abdurrahman yang menjadi cikal bakal berdirinya Kota Pontianak.

Meski kisah tersebut sangat populer, para sejarawan umumnya memandangnya sebagai bagian dari tradisi lisan yang hidup di masyarakat. Legenda itu diwariskan dari generasi ke generasi dan menjadi salah satu cerita rakyat yang memperkaya identitas budaya Kota Pontianak, meskipun tidak dapat dipastikan sebagai fakta sejarah.

Hingga kini, cerita mengenai kuntilanak dan asal-usul nama Pontianak masih menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat maupun wisatawan. Bahkan, legenda tersebut kerap diangkat dalam berbagai buku, dokumenter, hingga konten digital yang membahas sejarah dan budaya Kalimantan Barat.

Terlepas dari benar atau tidaknya kisah tersebut, legenda kuntilanak telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari folklore Kalimantan Barat. Selain memperkaya khazanah budaya lokal, cerita itu juga menjadi pengingat bahwa sejarah suatu daerah sering kali tumbuh berdampingan dengan tradisi lisan yang diwariskan oleh masyarakat dari masa ke masa.***

Responsive Ads
Responsive Ads
Menu
Theme
Share
Additional JS
Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *