Tak Layak Di Sebut Hutan Wisata

Sintang263 Dilihat

Sintang, LK- Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sintang Florensius Rony menilai kawasan hutan wisata yang berada di Desa Baning Kota Kurang layak jika disebut dengan Hutan wisata, pasalnya hutan yang membentang disepanjang Desa Baning Kota hingga Kelurahan Tanjung Puri Sintang kondisinya tidak terawat.

Pemerintah Kabupaten Sintang sampai hari ini tidak memiliki kewenangan dalam melakukan perawatan kawasan hutan tersebut lantaran wilayah tersebut merupakan kekuasaan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) di bawah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK).

“Sampai sekarang Pemda Sintang tidak memiliki wewenang. Wewenang pemda hanya sebatas administrasi,” kata Florensius Ronny ketika ditemui sejumlah media baru baru ini.

Padahal kata Politikus Nasdem ini, kawasan tersebut memiliki potensi besar untuk dijadikan sebagai destinasi wisata.

Tidak hanya Kawassan Hutan Wisata, Ketua DPRD ini juga menyoroti kondisi bukit kelam. Kawasan wisata bukit kelam juga mengalami permasalahan yang sama. Pemerintah Kabupaten Sintang tidak memiliki wewenang membangun kawasan tersebut. Penghelolaan kawasan bukit kelam sampai saat ini masih dibawah Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) di bawah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK).

“Kelam juga sama. Sayang kan jika tidak dikelola, padahal potensinya untuk dijadikan destinasi wisata andalan sangat tinggi,” imbuhnya.

Karena itu, Ronny berharap pemerintah merubah regulasi yang saat ini ada. Jadikan objek wisata kelam menjadi objek wisata yang bagus dan pengelolaanya diserahkan seluruhnya kepada pemerintah Kabupaten Sintang.

“Saya piker kalau di kelola oleh pemerintah Kabupaten Sintang akan lebih maju dibanding yang saat ini ada,” tukasnya.

Ronny berharap kedepan Sintang memiliki Destinasi wisata yang dapat dikenal luas oleh masyarakat dan touris manca Negara. (jie)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.