Sambut Tahun Baru Dengan Tidak Berpoya Poya

H. Senen: Berdoa bersama keluarga sudah cukup

Sintang370 Dilihat

Sintang, LK- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sintang H. Senen Maryono minta masyarakat khususunya generasi muda untuk menyambut tahun baru 2023 dengan sederhana. Tidak usah berpoya poya ataupun mabuk mabukan.

“Menyambut tahun baru cukup dengan berdoa berkumpul bersama keluarga,” kata H Senen Maryono ketika ditemui media ini kemarin.

Tahun baru kata senen semestinya dijadikan sebagai ajang intropeksi diri. Menurut Senen Hal penting yang mesti ditekankaan, memasuki tahun baru 2023, apa yang dilakukan ditahun depan diharapkan lebih baik lagi dari tahun tahun sebelumnya.

“Yang jelek kita tinggalkan, yang baik kita lanjutkan,” kata Senen.

Kabupaten Sintang kata Senen merupakan kabupaaten yang masih berkembang. Pembangunan terjadi dimana mana. Baik pembangunan fisik maupun pembangunan mental sesuai yang nawacita presiden jokowidodo.

“Jadikan Masyarakat Indonesia yang berkepribadian, berdaulat dan mandiri,” imbuhnya.

Mantan kepala dinas pendidikan Kabupaten Sintang ini mengaku kerap melihat anak anak terutama anak muda mabuk mabukan pada malam pergantian tahun. “Harapan saya kedepan tidak ada lagi lah yang mabuk mabukan. Anak muda adalah generasi masa depan. Hindari minuman keras,”ujarnya.

Tahun baru merupakan pertambahan tahun, namun berarti umur seseorang berkurang. Oleh sebab itu setiap orang harus mengevaluasi diri masing-masing. Apa yang sudah diperbuat ditahun sebelumnya dan rencana apa yang akan diperbuaat ditahun yang akan datang.

“Salah satu yang harus dilakukan ya ber muasabah mengingat perpuatan perbuatan yang sudah lalu,” tuturnya.

Mabuk mabukan  dan pesta dengan berkeliling kota menurutnya bukanlah budaya Indonesia. Oleh karna itu harus di hilangkan karena lebih banyak mudharatnya ketimbang keuntunganya.

“Kalau tidak menguntungkan kita tinggalkkan. Kalaupun merayakan lakukan dengan sederhana bersama keluarga,” pungkasnya.(jie)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.