Pemerintah Diharap Ambil Tindakan Mengurangi Dampak Bencana

Sintang181 Dilihat

SINTANG, LK – Bencana alam belakangan ini terus melanda beberapa wilayah di Indonesia, bahkan hingga menelan korban jiwa. Seperti bencana gempa bumi yang terjadi di Cianjur Jawa Barat, pada 21 November 2022.

Di Kabupaten Sintang sendiri juga mengalami hal serupa. Meski tak menelan korban jiwa, tapi dampak bencana banjir yang melanda Bumi Senentang ini melumpuhkan perekonomian masyarakat. Bahkan masyarakat juga harus mengungsi akibat kediamannya terdampak oleh bencana banjir tersebut.

Oleh karena itu, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Welbertus menyarankan kepada pemerintah untuk dapat mengantisipasi bencana-bencana alam yang akan terjadi.

“Kalau kita berkaca dari bencana alam yang sudah terjadi, pemerintah saya kira perlu mengambil langkah tindakan mengurangi dampak bencana atau mitigasi,” ujar Welbertus kepada media ini, Selasa 22 November 2022.

Terlebih seperti di Kabupaten Sintang, Welbertus menyarankan agar pemerintah dari semua tingkatan, baik kabupaten, kecamatan hingga ke desa-desa dapat menerapkan tindakan mengurangi dampak bencana ini, agar ke depan tidak terjadi lagi bencana yang terjadi.

“Paling tidak mengurangi bencana yang selama ini kita rasakan di Kabupaten Sintang yaitu bencana banjir. Kita harus kompak dalam mengambil tindakan untuk mengurangi dampak bencana,” tegas Welbertus.

Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) ini pun membeberkan, salah satu contoh yang dapat mengurangi dampak bencana, seperti banjir katanya dengan menjaga keasrian hutan, menjaga kebersihan dan lain sebagainya.

“Saya kira masih banyak lagi cara untuk kita mengurangi dampak bencana banjir. Tinggal bagaimana kita kompak untuk melakukannya. Intinya semue elemen masyarakat harus satu frekuensi dalam mengurangi dampak bencana,” terang Welbertus.

Selain itu, seluruh elemen masyarakat juga diharapkan lebih dapat mempersiapkan diri apabila ke depan terjadi lagi bencana yang akan melanda Kabupaten Sintang, baik itu banjir dan lain sebagainya.

“Tapi yang pasti kita berharap tidak ada lagi bencana-bencana yang terjadi di Indonesia ini, khususnya di Kabupaten Sintang. Semoga bencana yang sudah terjadi dapat kita jadikan pelajaran bersama untuk lebih dapat meningkatkan kewaspadaan,” tutup Welbertus. (say)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.