Ketua DPRD Sintang Buka Kegiatan Uji Publik

Artikel190 Dilihat

Sintang. LK- Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Sintang membuka kegiatan Uji Publik terhadap 3 Raperda inisiatif DPRD Sintang di Cafetaria DPRD Sintang pada Senin, (21/11/2022). Uji Publik dilakukan guna menyerap aspirasi masyarakat terhadap perda yang saat ini sedang dibahas.

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Sintang Florensius Ronny menyampaikan pembuatan perda ini siatif diharapkan untuk menjaga, melestarikan dan melindungi adat budaya Daerah di Kabupaten Sintang.

“DPRD Sintang berinisiatif untuk membuat perda tentang Perlindungan dan Pelestarian Adat Budaya Daerah Kabupaten Sintang. Dengan tujuna untuk menjaga, melestarikan dan melindungi Adat Budaya Daerah di Kabupaten Sintang,” terang Florensius Ronny

Kabupaten Sintang merupakan wilayah yang sedang mengalami kemajuan yang cukup pesat.Sebagai sebuah masyarakat yang terus bergerak maju, tentunya masyarakat Kabupaten Sintang ingin terus menjadi sebuah masyarakat yang modern dan berkembang.

“kemajuan ini menjadi atensi kami di DPRD Sintang. kami ingin kemajuan dan modernnya sebuah masyarakat, tanpa harus meninggalkan dan melupakan seni, budaya, dan adat istiadat yang sudah diwariskan oleh para leluhur kita. Kami ingin seni, budaya dan adat istiadat ini tidak tergerus oleh kemajuan jaman saat ini,” terang Florensius Ronny

Dengan dibahasnya perda ini, Ronny berharap Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat juga bisa melakukan hal yang sama dengan mengeluarkan Perda untuk melindungi, menjaga dan melestarikan adat dan budaya daerah di Kalbar ini.

“kami di Kabupaten Sintang ingin memulai melakukan upaya tersebut dengan menginisisasi perda ini,” tambah Florensius Ronny.

“hari ini kita melakukan uji publik terhadap raperda tersebut, kami mempersilakan kepada peserta uji publik untuk memberikan masukan dan saran supaya raperda ini semakin baik dan berpihak kepada kepentingan masyarakat. Sekali lagi saya mau menegaskan, kita boleh maju dan modern, tetapi jangan sampai meninggalkan dan melupakan seni, adat dan budaya daerah kita,” tutup Florensius Ronny.

Uji publik dipimpin langsung oleh Welbertus Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kabupaten Sintang. Uji publik dihadiri oleh Wakil Ketua DPRD Sintang Jeffray Edward dan Heri Jambri, anggota Bapemperda DPRD Sintang, Akademisi Fakultas Hukum Universitas Tanjungpura Pontianak, 14 Camat, Perwakilan Organisasi Perangkat Daerah di Lingkungan Pemkab Sintang, akademisi Sintang, tokoh masyarakat, tokoh adat, penggiat seni budaya dan AMAN Kabupaten Sintang.

Adapun tiga raperda yang menjadi inisiatif DPRD Kabupaten Sintang adalah pertama, Raperda tentang Penetapan Tanah Adat, Mekanisme Penerbitan Surat Pernyataan Tanah, Surat Keterangan Tanah dan Pemanfaatanya. Kedua, Raperda tentang Pengelolaan Usaha Pembangunan dan Pola Kemitraan Plasma Perkebunan Sawit. Ketiga Raperda tentang Perlindungan dan Pelestarian Adat Budaya Daerah Kabupaten Sintang.(ono

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.