2023 Upah Minimun Naik Maksimal 10 Persen, Niko: Perusahaan Wajib Laksanakan Aturannya

Sintang146 Dilihat

SINTANG, LK – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Nikodemus mengatakan, mendukung kebijakan Pemerintah Pusat (Pempus) dalam menaikan upah minimum pada tahun 2023 mendatang maksimal sebesar 10 persen.

“Jadi saya pikir kalau itu sudah mejadi keputusan Pempus tentu harus dilaksanakan kewajiban tersebut oleh pihak perusahaan. Kita di daerah pasti mendukung, karena itu untuk kesejahteraan karyawan juga,” kata Nikodemus kepada awak media, Senin (21/11/2022).

Hanya saja kata Nikodemus, harus diingat juga, bagaimana dengan perusahaan-perusahan kecil seperti UMKM yang memiliki karyawan. Bisa saja mereka tidak mampu untuk memenuhi itu. Ini juga perlu menjadi perhatian.

“Tapi kalau untuk perusahaan-perusahaan besar wajib melaksanakan aturannya telah ditetapkan itu. Apalagi saat ini sudah terjadi kenaikan inflasi. Kalau inflasi yang tinggi tidak dibarengi dengan tingkat upah yang tinggi, daya beli juga akan semakin menurun,” terangnya.

Dijelaskan Nikodemus, biasanya untuk kenaikan upah ini berdasarkan survei daya beli dan ekonomi masyarakat, dimana saat ini daya beli masyarakat sudah menurun.

“Maka dari itu, Kenaikan upah maksimal 10 persen ini saya rasa memang haruslah dilakukan demi kesejahteraan karyawan,” tutur Politisi Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) ini.

Saat ditanya kenaikan upah ini maksimal hanya 10 persen, pria yang akrab disapa Niko ini menilai hal itu sudah cukup. Tapi semuanya kembali lagi ke pihak perusahaan, berapa persen mereka mau menaikan upah tersebut.

“Jadi maksudnya pihak perusahaan pasti melihat kemampuan mereka juga untuk memberikan kenaikan upah karyawan. Kalau dia tidak mampu 10 persen, mungkin bisa saja akan terjadi negosiasi, karena peraturan itukan ada batas ambang ya yakni maksimal 10 persen kenaikannya,” pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, Pempus melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) telah menerbitkan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Nomor 18 Tahun 2022 tentang Penetapan Upah Minimum Tahun 2023.

Permenaker ini telah diteken oleh Menaker Ida Fauziyah pada 16 November 2022. Dengan terbitnya Permenaker tersebut maka kenaikan upah minimum pada tahun depan maksimal sebesar 10 persen. (say)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.