Akhir November KPU Mulai Rekrut Baddan Adhoc

Politik, Sintang365 Dilihat

Sintang, LK- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sintang akan segera merekrut badan Adhoc Panitia Pemilihan Kecamatan Dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) Rencanakan Akhir November 2022.

“Kami minta bantuan media massa yang ada di Kabupaten Sintang mempublikasikan bahwa KPU Sintang akan mulai membuka rekrutmen badan adhoc di kecamatan, desa dan TPS secara online,” terang Hajizah ketua KPUD Sintang ketika menggelar Coffee Morning dengan jajaran Pemerintah Kabupaten Sintang dan awak media massa di Aming Coffee pada Selasa, (15/11/2022) di salah satu cafe di Kabupaten Sintang.

KPU Kabupaten Sintang kata Hajizah sedang melakukan persiapan rekrutmen untuk panitia pemilihan tingkat kecamatan, desa dan TPS sehingga pada saatnya nanti masyarakat bisa langsung mendaftar.

“bagi warga yang ingin menjadi panitia pemilu di kecamatan, desa dan TPS bisa melakukan pendaftaran melalui aplikasi Sistem Informasi Anggota KPU dan Badan Adhoc atau SIAKBA,” terang Azizah.

Senada juga disampaikan Karsinah Komisioner KPU Kabupaten Sintang Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia menyampaikan syarat khusus menjadi PPK, PPS dan KPPS adalah bukan anggota parpol, berdomisili di wilayah kerja PPK, PPS dan KPPS, sehat jasmani dan rohani, bebas narkoba, minimal tamat SMA sederajat, dan tidak pernah dipenjara.

“usia minimal 17, maksimal 55 tahun. Di Kabupaten Sintang ini ada 406 desa kelurahan dan 1.580 TPS sehingga kami akan mengangkat sebanyak 70 orang PPK, 1.218 PPS, 11. 060 KPPS, dan 3. 160 petugas keamanan TPS. Sehingga total petugas badan adhoc yang akan kami angkat sebanyak 15. 508 orang untuk mengurus pemilu, pemilihan gubernur dan pemilihan bupati,” terang Karsinah.

“kami juga sudah menyiapkan honorarium badan adhoc tahun 2024 sebesar 2,5 juta untuk ketua PPK, 2,2 juta untuk anggota PPK, 1,5 juta untuk ketua PPS, 1,3 juta untuk anggota PPS, 1,2 juta untuk ketua KPPS dan 1,1 juta untuk honor anggota KPPS. Honor ini meningkat 35 persen dibanding honor petugas pada 2019 yang lalu,” terang Karsinah.

“kami juga menyiapkan santunan kepada anggota badan adhoc yang mengalami meninggal dunia sebesar 36 juta per orang, cacat permanen 30,8 juta per orang, luka berat 16,5 juta, luka sedang 8.2 juta dan biaya pemakaman 10 juta” tambah Karsinah.(Rilis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.