Ini Dampak Negatif Setelah BBM Naik

Sintang180 Dilihat

Sintang, LK– Anggota DPRD Sintang H Senen Maryono menyebut kenaikan harga BBM yang dilakukan pemerintah pusat akan berdampak negatif terhadap perekonomian. Salahsatunya yang  akan terjadi adalah kenaikan seluruh bahan pokok.

“Otomatis sembilan bahan pokok akan naik. belum lagi ongkos angkutan juga akan beriringan naik,” kata Senen Maryono.

Kenaikan bahan pokok juga kata Senen akan berdampak naiknya inflasi. Daya beli masyarakat jugaa akan semakin turun. “Inflasi naik. Daya beli masyarakat juga akan semakin turun,” imbuhnya.

Senen menceritakan yang sangat merasakan dampak kenaikan BBM adalah masyarakat menengah kebawah atau masyarakat kecil. Terlebih ekonomi masyarakat saat ini belum sepenuhnya pulih akibat pandemi Covid 19 yang melanda di Kabupaten Sintang.

“Coba kita amati. hasil pertanian masyarakat seperti sawit belum juga naik. Karet malah turun. tetapi harga kebutuhan terus naik. yang dikorbankan pasti masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut Senen berharap pemerintah dapat mencari solusi atas kenaikan bahan pokok di Kabupaaten Sintang. Jika hal ini tidak segera dicari solusi, bukan tidak mungkin angka kemiskinan di bumi senentang ini akan semakin melonjak.

“Kalau kemiskinan meningkat sudah dipastikan daya beli masyarakat menurun. Sehingga semua masyarakat merasakan imbas kenaikan BBM,” tukasnya.

Pantauaan media ini. sejumlaah kebutuhan bahaan pokok juga sudah mengalami kenaikan.bahkan isu yang beredar dilapangan ongkos angkutan penumpang juga mengalami kenaikan yang siknifikan.

Sebut saja pesan berantai yang masuk di grup grup Whatsap.  Dewan Pimpinan Daaerah Organda Provinsi kalimantan barat dalam rilis yang beredar di media sosial juga sudah menetapkan harga angkutan penumpang dari dan keberbagai wilayah Kalimantan Barat.

Entah informasi ini benar atau tidak. Namun jika informasi ini benar hal ini akan memberatkan masyarakat.(ono)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.