Sektor Pertanian Menopang Pembangunan

Sintang187 Dilihat

SINTANG,LK  – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sintang Harjono Bejang menilai sector pertanian dan perkebunan rakyat belum tergarap secara optimal, padahal dua sector tersebut salahsatu penopang pembangunan di Kabupaten Sintang.

“Masyarakat kita di sini itu banyak yang bergantung di dua bidang tersebut (pertanian dan perkebunan). Kedua ini jantung perkonomian masyarakat kita. Nah, kalau tidak ada terobosan dan inovasi baru, maka sulit rasanya kita meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar anggota DPRD Kabupaten Sintang, Harjono Bejang beberapa waktu lalu.

Harjono mengatakan Perekonomian masyarakat di Kabupaten Sintang, rata-rata 80 hingga 90 persen ditopang oleh bidang perkebunan dan pertanian. Bidang tersebut merupakan sumber mata pencaharian mereka yang sudah dijalani dari turun temurun.

Hanya saja dua bidang tersebut dianggap belum tergarap dengan optimal, karena belum mampu meningkatkan perekonomian masyarakat kabupaten yang berjuluk Bumi Senentang ini, sehingga kesejahteraan masyarakat pun belum terjamin.

Selain itu, jelas Harjono Bejang, dirinya menyarankan kepada pemerintah agar mempermudah pelayanan perizinan. Terutama perizinan perkebunan rakyat milik masyarakat. Dengan begitu, investor akan merasa terlayani dengan baik. Langkah itu penting dilakukan, sebab keberadaan investor dinilainya dapat  menekan angka pengangguran di Kabupaten Sintang.

“Selain kemiskinan, angka pengangguran juga dapat ditekan. Salah satunya dengan mempermudah pelayanan perizinan bagi investor baru,” terangnya.

Ia juga mengatakan, Pemerintah Kabupaten Sintang perlu mengambil langkah konkret untuk mengatasi angka kemiskinan ini. Menurutnya, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) mampu mengentaskan angka kemiskinan. Sayangnya hal tersebut tidak optimal. Karena itu, pemerintah mesti memiliki terobosan dan inovasi baru.

“Harus ada sebuah program baru ya. Tapi, program itu harus menyentuh langsung ke masyarakat agar benar-benar dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” pungkasnya. (cok)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.