Bupati Sintang Dilantik Jadi Ketua Mabicab Gerakan Pramuka

Artikel1257 Dilihat

Sintang, LK- Bupati Sintang dr. H. Jarot Winarno, M. Med. PH dilantik sebagai Majelis Pembimbing Cabang (MABICAB) Gerakan Pramuka Sintang Pada Rabu, (2/3/2022) di Pendopo Bupati Sintang.

Pelantikan Bupati Sintang sebagai  Ketua Majelis Pembimbing Cabang Gerakan Pramuka Sintang bersamaan dengan Pelantikan Pengurus Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Sintang masa bhakti 2021-2026 oleh Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Kalimantan Barat Syarif Abdullah Alkadrie, SH. MH.

Ferry Kurniadi,  S. Sos, M.A.P dilantik menjadi Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Sintang masa bhakti 2021-2026.

Syarif Abdullah Alkadrie dalam sambutannya menyampaikan Pramuka adalah wadah pendidikan di luar sekolah dan keluarga yang dilaksanakan dalam berbagai kegiatan yang menarik, menantang dan dilakukan di alam terbuka dengan prinsip dasar dan metode kepramukaan.

“Gerkaan Pramuka bertujuan mendidik dan membina kaum muda Indonesia guna mengembangkan moral, mental, spiritual, intelektual, sosial, emosional dan fisiknya, sehingga menjadi manusia yang berkepribadian, berwatak, beriman, bertaqwa, dan berbudi luhur. Menjadi warga Negara Indonesia yang berjiwa Pancasila,” terang Syarif Abdullah Alkadrie

Pramuka kata Alkadrie adalah gerakan pendidikan, sehingga gerakan pramuka ini dahulu masuk dalam GBHN. Karena pramuka punya tanggungjawab dan kewajiban membina kaum muda untuk menjadi estafet kepemimpinan dimasa yang akan datang.

“Pramuka ini cikal bakal gerakan kemerdekaan dengan nama kepanduan. Tokoh kepanduan saat itu menjadi orang yang menggerakan kemerdekaan seperti Jenderal Sudirman dan Ir. Sukarno yang merupakan tokoh kepanduan saat itu,” terang Syarif Abdullah Alkadrie

Setelah merdeka, kata Abdullah Alkadreke panduan tumbuh menjadi banyak, maka beralih menjadi gerakan politik. Oleh Ir. Sukarno saat itu, kepanduan itu digabung menjadi satu menjadi nama Gerakan Pramuka. Sejak berdirinya, Presiden merupakan Ketua Majelis Pembimbing Nasional. Gerakan pramuka membina dan memperkuat orang Indonesia yang berwatak Pancasila. Sehingga orang yang terlibat dalam gerakan pramuka terlihat dari cara berpakaian dan sikap yang menunjukan kecintaan kepada tanah air.

“kacunya, bajunya, dan atribut lainnya, semua menunjukan kecintaan kepada tanah air. Saya senang struktur Kwarcab di Sintang ini lengkap, semua ada. Pramuka mampu meningkatkan kualitas manusia. Pramuka harus beranda terdepan mendidik anak-anak diluar sekolah dan keluarga menuju kecintaan tanah air. Kegiatan pramuka harus diarahkan pada kecintaan pada negara dan bangsa,” terang Syarif Abdullah Alkadrie

Pramuka menurutnya bukan tempat untuk cari duit dan sesuatu tetapi ini pengabdian kita pada Negara. Ia melihat terjadi pergeseran pemahaman akan gerakan pramuka, misalnya pramuka ini hanya soal tepuk pramuka saja. Pramuka bukan tempat politik praktis. Lepaskan sekat politik, Pramuka punya tujuan sesuai AD dan ART gerakan pramuka.

“saat ini gerakan pramuka sudah diakui oleh Undang-Undang. Bahkan gerakan pramuka boleh dibantu oleh APBD setiap tahun. Dan organisasi yang boleh mendapatkan bantuan APBD setiap tahun itu hanya Pramuka dan KONI. Kalau yang lain tidak boleh setiap tahun seperti bantuan sosial. Saya minta Kwarcab Sintang jangan terbawa kepada politik praktis. Semua yang potensi dalam gerakan Pramuka harus dirangkul ke dalam kepengurusan,” pesan Syarif Abdullah Alkadrie (ono)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.