BPK RI Segera Lakukan Pemeriksaan LKPD 2021

Sintang, LK- Bupati Sintang dr. H. Jarot Winarno, M. Med. PH menerima Tim Auditor Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Kalimantan Barat dalam kegiatan Entry  Meeting Pemeriksaan Terinci LKPD Tahun Anggaran 2021 di Pendopo Bupati Sintang pada Senin, (14/3/2022).

Tim Auditor Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Kalimantan Barat yang dipimpin oleh Faujar Sukma Wibawa tersebut membawa 6 orang auditor untuk memeriksa Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kabupaten Sintang Tahun Anggaran 2021. Pemeriksaan Terinci LKPD TA 2021 merupakan lanjutan dari pemeriksaan interim yang sudah dilakukan sebelumnya.

Hadir pada Entry Meeting Pemeriksaan Terinci LKPD Tahun Anggaran 2021 di Pendopo Bupati Sintang tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang Dra. Yosepha Hasnah, M. Si, Kepala Organisasi Perangkat Daerah di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang dan auditor Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Kalimantan Barat.

Bupati Sintang menyampaikan pemeriksaan terinci oleh BPK RI Perwakilan Kalimantan Barat akan dilakukan sampai 9 April 2022 dan itu sudah memasuki bulan puasa ramahdan. “sehingga jadwal pemeriksaan harus diatur supaya waktunya cukup. Saya minta OPD membantu tim pemeriksaan oleh Tim Auditor BPK RI Kalbar” terang Bupati Sintang

“saya minta PPK dan PPTK untuk bekerjasama dengan auditor BPK saat pemeriksaan terinci ini. Teman-teman yang  bertanggungjawab atas kegiatan tahun lalu agar diminta membantu tim  BPK RI,” pesan Bupati Sintang

Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang Yosepha Hasnah menyampaikan bahwa pemeriksaan terinci merupakan pemeriksaan reguler setiap tahun. Selamat datang di Kabupaten Sintang kepada seluruh Tim Auditor BPK RI Kalbar. Pemeriksaan terinci merupakan pemeriksaan reguler.

“Saya minta OPD yang ada mohon untuk segera menindaklanjuti permintaan Tim BPK RI Kalbar,” pinta Yosepha Hasnah

Faujar Sukma Wibawa Ketua Tim Auditor Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Kalimantan Barat menyampaikan pemerikasan terinci ini sudah dilakukan setiap tahun oleh BPK.

“ini pemeriksaan rutin oleh BPK. Pemeriksaan terinci ini satu kesatuan dengan pemeriksaan interim yang sudah kami lakukan sebelumnya. Tujuan pemeriksaan terinci untuk memberikan keyakinan yang memadai, apakah laporan keuangan Pemkab Sintang Tahun Anggaran 2021 sudah disajikan secara wajar dalam hal material sesuai dengan standar akuntansi yang berlaku di pemerintahan,”terang  Faujar Sukma Wibawa

Fajar menjelaskan, laporan keuangan harus sesuai dengan standar akuntansi pemerintahan, kecukupan pengungkapan, kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan dan efektivitas sistem pengendalian internal.

“Saat pemeriksaan interim kemarin ada beberapa hal yang bisa mempengaruhi kewajaran penyajian laporan keuangan Pemkab Sintang,” tambah Faujar Sukma Wibawa(ono)

Ini 5 Jabatan Tinggi Pratama Yang di Lelang

Sintang, LK-  Pemerintah Kabupaten Sintang melakukan Seleksi Terbuka Jabatan Tinggi Pratama (JTP) di Lingkungan Pemerintah Kabupaten.

Sejumlah jabatan yang dilelang adalah:

  1. Staf Ahli Bupati Sintang Bidang Hukum, Politik dan Pemerintah
  2. Staf Ahli Bupati Sintang Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia
  3. Staf Ahli Bupati Sintang Bidang Perekonomian, Pembangunan dan Keuangan
  4. Kepala Dinas Penataan Ruang dan Pertanahan Kabupaten Sintang
  5. Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Sintang

Senin, (14/3/2022) Tim Panitia Seleksi Terbuka Jabatan Tinggi Pratama melaksanakan tahap uji kompetensi atau assessment terhadap peserta Seleksi Terbuka Jabatan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang di Aula Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Sintang Jalan YC Oevang Oeray Sintang.

Hadir pada tahap uji kompetensi atau assessment tersebut Witarso, SH, M. Si Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Sintang, Tim Penguji, jajaran BKPSDM Sintang dan 13 peserta seleksi Terbuka Jabatan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang.

Witarso, SH, M. Si Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Sintang menyampaikan Sebanyak 13 orang peserta yang mengikuti tahap uji kompetensi atau assessment.

“sejak dibuka, ada 16 orang Pejabat Administrator yang mendaftar untuk mengikuti seleksi. Pada tahapan penulisan makalah, ada 2 orang yang tidak ikut karena sakit dan dinyatakan gugur. Sehingga yang mengikuti tahapan penulisan makalah ada 14 orang. Dan pada tahapan uji kompetensi, ada 1 orang yang sakit sehingga ada 13 orang saja yang bisa mengikuti tahapan uji kompetensi” terang Witarso

Witarso melaporkan untuk uji kompetensi akan dilaksanakan 2 hari yakni Senin, 14 Maret 2022 sampai Selasa, 15 Maret 2022. Sedangkan jadwal wawancara akan dilaksanakan pada 18 Maret 2022,” terang Witarso.(ono)

Pemda Bentuk Tim P3DN

Sintang, LK-Pemerintah Kabupaten Sintang segera membentuk Tim Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) dan Pengelola Katalog Elektronik Lokal. Pembentukan P3DN dinilai penting untuk mengawasi dan mensosialisasikan agar pengadaan barang dan jasa di Organisasi Perangkat Daerah di Lingkungan Pemkab Sintang wajib menggunakan produk dalam negeri.

Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang Dra. Yosepha Hasnah, M. Si menjelaskan bahwa pembentukan Tim Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri ini dilaksanakan dalam rangka menindaklanjuti Surat Badan Pengawasan dan Pembangunan Perwakilan Provinsi Kalimantan Barat yang mewajibkan kabupaten kota untuk membentuk Tim P3DN ini.

“tujuanya adalah untuk mengawasi dan mensosialisasikan agar pengadaan barang dan jasa di Organisasi Perangkat Daerah di Lingkungan Pemkab Sintang wajib menggunakan produk dalam negeri. Pengawasan ini juga dilakukan sejak perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi pengadaan barang dan jasa,” kata Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang Dra. Yosepha Hasnah, M. Si saat memimpin jalanya Rapat Pembahasan Pembentukan Tim Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) dan Pengelola Katalog Elektronik Lokal di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang pada Senin, (14/3/2022)

Pemerintah pusat, kata sekda mewajibkan semua daerah bisa menggunakan produk dalam negeri pada pengadaan barang dan jasa. Pembentukan tim ini juga baik untuk mengawasi penyusunan anggaran tahun 2022

“Kita setuju agar dorongan penggunaan produk dalam negeri ini kita arahkan dan awasi sejak perencanaan pengadaan barang dan jasa,” tambah Yosepha Hasnah

Hal sama diungkapkan Arbudin, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah menjelaskan bahwa pembentukan Tim P3DN ini diwajibkan oleh pemerintah pusat kepada seluruh Kabupaten Kota.

“maka kita harus segera membentuknya. Tim ini tugasnya mengawasi, melakukan sosialisasi dan evaluasi pengadaan barang dan jasa oleh OPD, apakah sudah menggunakan produk dalam negeri.  Ada konsekuensi terhadap pemeriksaan nantinya terhadap pengadaan barang dan jasa di OPD.  Penerapan penggunaan produk dalam negeri pada pengadaan barang dan jasa ini harus mulai dilaksanakan mulai tahun ini,” terang Arbudin

Arbudin menjelaskan, penerapan aturan ini, akan mendorong para pelaku usaha dalam negeri untuk masuk ke sistem pengadaan barang dan jasa secara online. Sehingga jika tim ini sudah terbentuk tim harus melakukan sosialisasi kepada OPD dan para pelaku usaha.

“tugas tim ini sangat sentral terhadap pengadaan barang dan jasa di OPD. Kalau tidak menggunakan produk dalam negeri, bisa menjadi temuan BPKP nanti pada saat pemeriksaan. Produk dalam negeri juga nanti akan masuk dalam e-katalog. Bahkan besok selasa, aka nada zoom meeting dengan pemerintah pusat soal penerapan penggunaan produk dalam negeri in,” tambah Arbudin

Hadir pada rapat tersebut Ir. Arbudin, M. Si Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, Iwan Setiadi, SE, M. Si Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah, jajaran Disperindagkop dan UKM serta perwakilan Organisasi Perangkat Daerah di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang. (ono)

Bupati Tebar Ribuan Ekor Ikan Nila Bankok

Sintang, LK- Bupati Sintang dr. H. Jarot Winarno, M. Med. PH di dampingi Kapolres Sintang AKBP Tommy Ferdian, S.I.K, M. Sc (ENG), Dandim 1205 Sintang Letkol Inf Kukuh Suharwiyono, B.S., MITM., M.Si melepas bibit ikan gurami dan ikan nila bangkok serta panen ikan nila dan paten di kolam milik Kelompok Tani Binaan Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Sintang, di Dusun Suka Maju Jalur F, Desa Binjai Hilir Kecamatan Binjai Hulu pada Sabtu, (12/3/2022)

Hadir pada kegiatan pelepasan bibit ikan gurami dan ikan nila bangkok tersebut Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Sintang Drs. Inosensius, jajaran KTNA Kabupaten Sintang, Pemerintah Kecamatan Binjai Hulu, Pemerintah Desa Binjai Hilir, pengurus dan anggota kelompok tani dan masyarakat Desa Binjai Hilir.

Bupati Sintang dr. H. Jarot Winarno, M. Med. PH dihadapan pengurus KTNA Kabupaten Sintang dan masyarakat di Dusun Suka Maju Jalur F, Desa Binjai Hilir Kecamatan Binjai Hulu menyampaikan terima kasih dan dukungan penuh kepada jajaran Kelompok Tani Binaan Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Sintang dalam membina masyarakat Kabupaten Sintang secara khusus para petani.

“terima kasih kepada KTNA Kabupaten Sintang yang sudah berbuat dalam membantu masyarakat petani. Program KTNA sangat baik. Saya mendukung usaha KTNA dalam ikut mengembangkan usaha perbaikan ekonomi keluarga petani dengan memberikan bantuan bibit ikan tersebut sekecil apapun. Yang penting mau berusaha,” terang Bupati Sintang

Sekretaris Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Sintang Ambresius Murjani menjelaskan bahwa jumlah bibit ikan yang dilepas adalah 2000 ekor yang merupakan bantuan KTNA kepada masyarakat petani yang memiliki kolam ikan.

“bibit yang disebar hari ini berjumlah 2 ribu ekor yang terdiri dari 1.000 bibit ikan gurami dan 1.000 bibit ikan nila bangkok. Adapun pemilik kolam adalah Pak Yusuf yang merupakan petani binaan KTNA Kabupaten Sintang. Bantuan bibit ikan ini merupakan hanya salah satu program saja dari sekian banyak program KTNA Sintang,” beber Ambresius Murjani

“kegiatan tadi, selain menebar 2.000 ekor bibit ikan. Kami juga mengajak Bapak Bupati Sintang melakukan panen ikan bawal dan dilanjutkan dengan makan siang bersama. Program KTNA Kabupaten Sintang setiap tahunnya berbeda-beda sasaran dan produk pertanian, perkebunan, peternakan, dan perikanan,” tutup Ambresius Murjani(rilis pemda)

menjaga integritas adalah salah satu pilar dalam mewujudkan reformasi birokrasi

Sintang, LK-Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang Dra. Yosepha Hasnah, M. Si  menyatakan menjaga integritas adalah salah satu pilar dalam mewujudkan reformasi birokrasi. Pernyataan tersebut disampaikan sekda ketika mengikuti kegiatan Deklarasi Komitmen Bersama Pencanangan Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) di Lingkungan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Sintang secara virtual di Coomand Center Kantor Bupati Sintang pada Rabu, (9/3/2022).

“tahapan penyelenggaraan pemilihan umum tahun 2024 akan segera dimulai. KPU sebagai lembaga yang diberi mandat oleh konstitusi, untuk mengelola sirkulasi kekuasaan dituntut dapat bekerja secara professional, berintegritas tinggi dan memiliki akuntabilitas yang kuat. KPU yang kuat, KPU yang memiliki integritas adalah keinginan kita semua dan untuk kepentingan masyarakat Indonesia,” kata Sekda,

Kegiatan Perencanaan pembangunan zona integritas pada KPU Kabupaten Sintang kata Sekda merupakan langkah awal dan bagian dari mensukseskan reformasi birokrasi. Oleh karena itu, Ia mengapresiasi terhadap penyelenggaraan kegiatan ini.

“Apa yang dilakukan pada hari ini merupakan bukti kesungguhan KPU Kabupaten Sintang dalam mengukuhkan diri sebagai lembaga yang mempunyai komitmen untuk mencegah terjadinya KKN disertai upaya untuk mewujudkan wilayah bebas korupsi serta reformas! birokrasi yang akuntabel di unit kerja KPU Kabupaten Sintang,” tambah Yosepha Hasnah

Sekda menjelaskan Bersama Pencanangan Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) merupakan komitmen seluruh jajaran penyelenggara untuk mewujudkan KPU Kabupaten Sintang menuju wilayah bebas korupsi (WBK) dan wilayah birokrasi bersih melayani (WBBM) serta menjadi bagian dalam mencapai pemilu dan pemilihan yang lebih berintegritas.

“Kita semua tentunya mempunyai harapan bahwa pencanangan ini diikuti dengan adanya komitmen kuat untuk mewujudkan pemilu yang baik khususnya di Kabupaten Sintang” tutup Yosepha Hasnah

Deklarasi Komitmen Bersama Pencanangan Pembangunan Zona Integritas Menuju WBK dan WBBM di Lingkungan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Sintang  ditandai dengan pembacaan komitmen dari Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Sintang Hazizah, S. Pd dan penandatangan dokumen deklarasi oleh seluruh anggota KPU Kabupaten Sintang dan Sekretariat KPU Kabupaten Sintang.

Hadir di Command Center mendampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang adalah Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kusnidar, S. Sos, MM, Kabag Prokopim Iwan Kurniawan, S. Sos, M. Si dan Pelaksana Tugas Kabag Organisasi Azwar, S. IP, M. Si.(ono)

Buka Musrembang, Ini Kata Jarot

Sintang, LK- Bupati Sintang dr. H. Jarot Winarno, M. Med. PH membuka Musyawarah Rencana Pembangunan Tahun 2023 di Gedung Pancasila pada Selasa, (8/3/2022).

Tema Rencana Kerja Pemerintah Daerah Kabupaten Sintang Tahun 2023 adalah Pemulihan Ekonomi Melalui Peningkatan Infrastruktur Dasar, Mutu Pelayanan Kesehatan, Sumber Daya Manusia Yang Berkualitas Menuju Sintang Yang Inovatif, Maju Dan Lestari.

Hadir pada Musyawarah Rencana Pembangunan Tahun 2023 secara virtual Wakil Gubernur Kalimantan Barat Drs. H. Ria Norsan, M.M., M.H. Sementara hadir di Gedung Pancasila adalah Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang Dra. Yosepha Hasnah, M. Si,  Ketua DPRD Kabupaten Sintang Florensius Ronny, A. Md, Wakil Ketua dan Anggota DPRD Kabupaten Sintang, Anggota Forkopimda Kabupaten Sintang, Kepala Organisasi Perangkat Daerah, Camat, Lurah, dan tamu undangan lainnya.

Bupati Sintang dihadapan peserta musrenbang menyampaikan  tahun 2023 adalah tahun kedua pelaksanaan Visi dan Misi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sintang. Visi dan Misi tidak akan tercapai kalau semua elemen masyarakat tidak bersatu padu dan turut serta dalam pembangunan.

“Pandemi Covid-19 atau virus corona di kabupaten Sintang dan Kalimantan Barat belum berakhir. memang ada kebijakan untuk meniadakan tes PCR dan antigen bagi pelaku penerbangan domestic karena capaian vaksinasi dosis pertama dan kedua di Kabupaten Sintang sudah tinggi. Di Pulau Jawa mulai dilakukan relaksasi. Kita saat ini belum mencapai herd imunity, sehingga kita masih harus tetap waspada terhadap penyebaran covid-19,” terang Bupati Sintang

Jarot menjelaskan masih banyaknya infrastruktur yang rusak di Kabupaten Sintang dikarenkan kemampuan anggaran Sintang menurun . “DAK kita menurun drastis.  Kita tidak  mampu merawat jalan kabupaten sepanjang 2.000 KM yang 80 persen merupakan jalan tanah. Akibatnya ada jalan dan jembatan yang putus dan sudah menghambat jalur distribusi barang ke pedalaman,” terang Bupati Sintang

Jarot menjelaskan, Tema Rencana Kerja Pemerintah Daerah Kabupaten Sintang Tahun 2023 adalah Pemulihan Ekonomi Melalui Peningkatan Infrastruktur Dasar, Mutu Pelayanan Kesehatan, Sumber Daya Manusia Yang Berkualitas Menuju Sintang Yang Inovatif, Maju Dan Lestari.

Sekretaris Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Sintang Dedy Irawan menyampaikan maksud dan tujuan pelaksanaan Musrenbang adalah dalam rangka sinkronisasi berbagai usulan dan program kerja dengan berpedoman pada aturan yang berlaku.

“kita ingin mewujudkan perencanaan yang partisipatif yang dimulai dari musrenbang tingkat desa kelurahan, kecamatan sampai akhirnya kami sudah melaksanakan forum OPD. Mekanisme musrenbang adalah pembukaan, pemaparan RKPD Tahun 2023, paparan dari Kepala Bappeda Provinsi Kalbar, paparan forum OPD, dimana ada 5 Forum OPD yang akan memaparkan kesepakatan yang diambil saat pelaksanaan Forum OPD yang sudah dilakukan” terang Dedy Irawan

“musrenbang akan diakhiri dengan kesepakatan msurenbang sebagai hasil Musrenbang Tingkat Kabupaten Sintang.  Nanti akan ada diskusi juga sebelum mengambil keputusan akhir hasil musrenbang,” terang Dedy Irawan (ono)

Capai Program Prioritas 2023, Bappeda Sintang Siapkan 117 Program

Sintang, LK- Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Sintang Kartiyus menyiapkan 117 Program prioritas ditahun 2023.Hal tersebut diungkapkan Kartiyus ketika memberikan pemaparan pada kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan Kabupaten Sintang Tahun 2023 di Gedung Pancasila pada Selasa (8/3/2022).

“untuk mencapai prioritas pembangunan, kami sudah menyusun 33 program untuk mencapai pemulihan ekonomi seperti Program Pelayanan Penanaman Modal, Program Pemberdayaan Usaha Menengah, Usaha Kecil, dan Usaha Mikro (UMKM), Program Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Program Penanganan Kerawanan Pangan, Program Penempatan Tenaga Kerja, Program Pengawasan Keamanan Pangan dan Program Pengelolaan Barang Milik Daerah,” terang Kartiyus

Kartiyus menjelaskan bahwa Tema Rencana Kerja Pemerintah Daerah Kabupaten Sintang Tahun 2023 adalah Pemulihan Ekonomi Melalui Peningkatan Infrastruktur Dasar, Mutu Pelayanan Kesehatan, Sumber Daya Manusia Yang Berkualitas Menuju Sintang Yang Inovatif, Maju Dan Lestari.

“tema diatas sekaligus merupakan prioritas pembangunan tahun 2023 yakni Pemulihan Ekonomi, Peningkatan Infrastruktur Dasar, Pemenuhan Mutu Pelayanan Kesehatan, Peningkatan Sumber Daya Manusia Yang Berkualitas, Sintang Yang Inovatif, Maju Dan Lestari,” beber Kartiyus

Untuk mencapai Peningkatan Infrastruktur Dasar, Bapeda Sintang sudah menyusun 28 program untuk mencapainya seperti Program Kawasan Permukiman, Program Penataan Bangunan Dan Lingkungannya, Program Penataan Bangunan Gedung, Program Penataan Desa, Program Penatagunaan Tanah, Program Penetapan Tanah Ulayat, Program Pengelolaan dan Pengembangan Sistem Drainase.

“sedangkan untuk prioritas Pemenuhan Mutu Pelayanan Kesehatan, kami sudah menyusun 13 program untuk mencapainya seperti Program Pemberdayaan dan Peningkatan Keluarga Sejahtera (KS), Program Pemberdayaan Masyarakat Bidang Kesehatan, Program Pembinaan Keluarga Berencana (KB), Program Pemenuhan Hak Anak (PHA), Program Pemenuhan Upaya Kesehatan Perorangan Dan Upaya Kesehatan Masyarakat dan Program Pengarusutamaan Gender dan Pemberdayaan Perempuan, serta Program Pengembangan Kapasitas Daya Saing Keolahragaan” tambah Kartiyus

“untuk prioritas Peningkatan Sumber Daya Manusia Yang Berkualitas, kami sudah menyiapkan 15 program untuk mencapainya yakni Program Kepegawaian Daerah, Program Pelatihan Kerja dan Produktivitas Tenaga Kerja, Program Pelestarian dan Pengelolaan Cagar Budaya, Program Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Kelurahan, Program Pembinaan Perpustakaan, Program Pembinaan Sejarah,  dan Program Pendidik dan Tenaga Kependidikan” tambah Kartiyus

Bapeda Sintang kata Kartiyus sudah menyusun 28 program untuk mencapai Sintang Inovatif, Maju dan Lestari. Diantara 28 program tersebut adalah Program Administrasi Pemerintahan Desa, Program Aplikasi Informatika, Program Informasi dan Komunikasi Publik, Program Koordinasi dan Sinkronisasi Perencanaan Pembangunan Daerah, Program Pemberdayaan dan Pengawasan Organisasi Kemasyarakatan, Program Pembinaan dan Pengawasan Pemerintahan Desa, Program Pembinaan dan Pengawasan Terhadap Izin Lingkungan dan Izin Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (PPLH).

“Untuk mencapai tujuan Pemulihan Ekonomi Melalui Peningkatan Infrastruktur Dasar, Mutu Pelayanan Kesehatan, Sumber Daya Manusia Yang Berkualitas Menuju Sintang Yang Inovatif, Maju Dan Lestari. Pemkab Sintang sudah menyiapkan 117 program. Dan hanya program itulah yang boleh diambil oleh masing-masing OPD sesuai tupoksinya. Tidak boleh menyimpang dari 117 program tersebut,” terang Kartiyus(ono)

Ini Isi MOU Pemkab Sintang Dan PN Sintang

Sintang, LK- Bupati Sintang dr. H. Jarot Winarno, M. Med. PH dan Johanis Dairo Malo, S.H., M.H. Ketua Pengadilan Negeri Sintang menandatangani Nota Kesepakatan tentang Pelayanan Administrasi Kependudukan dan Pencatatan Sipil Secara Terpadu di Pendopo Bupati Sintang pada Selasa, (8/3/2022).

Poin terpenting yang ditandangani salahsatunya adalah memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam pengurusan administrasi kependudukan terutama bagi warga yang kurang mampu.

Hadir pada kegiatan Pada kegiatan tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang Dra. Yosepha Hasnah, M. Si, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Agus Jam, S. Sos, M. Si, Jajaran Pengadilan Negeri Sintang dan Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang

Bupati Sintang dr. H. Jarot Winarno  menyampaikan terhadap Nomor Induk Kependudukan (NIK) dalam istilah single identity number yang digunakan dalam berbagai hal masih ada yang bermasalah terutama dalam aspek kerahasiaan, sehingga hal ini melatar belakangi adanya nota kesepakatan antara pemkab Sintang dan Pengadilan Negeri Sintang.

“saya minta Dinas Dukcapil, Camat, Lurah dan Kepala  Desa untuk membantu realisasi nota kesepakatan ini. Kami berterima kasih kepada Pengadilan Negeri Sintang yang akan membantu masyarakat Kabupaten Sintang. Ini pasti bermanfaat bagi masyarakat,” terang Bupati Sintang

Johanis Dairo Malo, S.H., M.H. Ketua Pengadilan Negeri Sintang menjelaskan bahwa isi nota kesepakatan ini sebenarnya rutinitas kita sehari-hari baik kami di Pengadilan Negeri Sintang dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sintang,  Camat dan Lurah.

“dengan nota kesepakatan ini, kita akan mengkomparasikan tugas kita secara bersama-sama. Ini inovasi kita bersama. Di Melawi sudah kita praktekan, dampaknya luar biasa bagi masyarakat disana. Kami melakukan persidangan di Kantor Bupati Melawi, Dukcapil juga stay disana. Ini yang menjadi kegelisahan kami, inovasi sudah kami lakukan di Kabupaten Melawi, dan ini mendorong kami meraih predikat wilayah bebas korupsi. Inovasi ini, kenapa tidak kita lakukan di Kabupaten Sintang juga” terang Johanis Dairo Malo

Setelah menerima WBK, kami rapat dan diskusi. Banyak pihak kami ajak diskusi. Semua punya komitmen bersama untuk melakukan inovasi ini. Langkah kita lebih maju dengan memberikan pelayanan kepada masyarakat dalam hal administrasi kependudukan. Tujuan akhirnya adalah tertib administrasi bagi masyarakat Kabupaten Sintang” terang Johanis Dairo Malo

Untuk memmudahkan pelayanan, Pengadilan Negeri Sintang kata Johanis nantinya juga akan melakukan persidangan di Kecamatan. Sehingga masyarakat yang akan mengurus administrasi kependudukan tidak harus datang ke Pengadilan Negeri Sintang.

“kami berusaha bersama dengan Dukcapil, dibantu camat-camat. Karena persidangan akan kami lakukan di kecamatan. Ini wujud kepedulian kami, inovasi kami dalam rangka mewujudkan WBBM dan naik kelas maka pelayanan juga harus lebih baik dan sampai ke tingkatan terdekat dengan masyarakat. Kalau sidang di desa pun kami siap, tentu dengan melihat kemampuan anggaran. Orang banyak yang malas untuk datang ke ibukota kabupaten, karena alasan jarak, ribet urusan, bolak balek dan biaya hanya untuk mengurus administrasi kependudukan,” terang Johanis Dairo Malo

“dengan nota kesepakatan ini. Hari itu juga yang bersangkutan menerima produk dari dari Pengadilan dan Dukcapil sehingga orang tidak merasa pelayanan di kabupaten itu mahal,” tukasnya.(ono)

Sekda Sambut 70 Anggota WKRI Sanggau

SINTANG,LK- Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang Dra. Yosepha Hasnah, M. Si yang juga Dewan Pembina DPC Wanita Katolik Republik Indonesia Paroki Katedral Kristus Raja Sintang menghadiri silaturahmi DPC WKRI Paroki Katedral Kristus Raja Sintang dengan DPC WKRI Paroki Hati Kudus Yesus Sanggau di Betang Kabupaten Sintang pada Sabtu, (5/3/2022).

Hadir pada silaturahmi tersebut Pastor Paroki Kristus Raja Katedral Sintang yang juga Pastor Moderator WKRI Paroki Katedral Kristus Raja Sintang RD Florianus Abong, Suster dan Kepala Desa Jerora Satu.

Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang Dra. Yosepha Hasnah, M. Si yang juga Dewan Pembina DPC  WKRI Paroki Katedral Kristus Raja Sintang menyampaikan terima kasih kepada WKRI Sanggau yang sudah membalas kunjungan ke WKRI Sintang.

“Betang tempat kita silaturahmi ini belum jadi. Tadi malam hujan sehingga halamannya tidak bisa kita lalui. Kami akan mengaspal halaman betang ini serta penataan yang lain. Saya juga anggota WKRI dan saya bangga dengan keberadaan WKRI karena sangat aktif di lingkungan masing-masing. WKRI menjadi andalan gereja dalam melakukan banyak kegiatan,” terang Yosepha Hasnah

Sekda mengatakan Ibu-ibu anggota WKRI harus menjadi panutan di masing-masing ranting. Ini penting dilakukan untuk membentengi anak anak dari kegiatan kegiatan yang kurang baik.

“Saya ikut ke kampung-kampung pada kegiatan WKRI, dan saya selalu pesan soal penggunaan media sosial untuk sangat berhati-hati dan kalau bisa dibatasi khususnya kepada anak-anak. Ibu-ibu bisa membentengi anak-anak. Media sosial memiliki dampak positif dan negatif. Orangtua harus selalu waspada. Anak-anak yang bersama kita dan berada jauh karena sekolah atau kuliah,” terang Yosepha Hasnah

Hendrika Ketua DPC WKRI Paroki Katedral Kristus Raja Sintang menyampaikan rasa bangga dan bahagia karena kedatangan saudari dari WKRI Sanggau. Selain silaturahmi ia, juga akan memperkenalkan tempat wisata dan gereja di Kabupaten Sintang kepada anggota WKRI Sanggau.

“Saya akan bawa ke Museum Kapuas Raya, Rumah Kopi Galeri Motor Bandong dan Gereja Katolik Paroki Kelam Dedai. saya juga senang ada 100 pengurus dan anggota WKRI Paroki Katedral Kristus Raja Sintang yang semangat untuk hadir,” terang Hendrika

Sementara Mas Kartini Ketua DPC Wanita Katolik Republik Indonesia Paroki Hati Kudus Yesus Sanggau menyampaikan pengurus dan anggota WKRI Paroki Hati Kudus Yesus Sanggau yang ikut sebanyak 70 orang termasuk Ibu Maria Rosni yang juga anggota DPRD Sanggau.

“saat ini, ada tuntutan organisasi WKRI bahwa setiap keuskupan harus menjadi DPD. Lalu di Keuskupan Sanggau merencanakan akan membentuk DPD secepatnya, persiapan kami sudah 80 persen. Sekadau juga akan bergabung. Bapak Uskup Sanggau sudah menyetujuinya. Yang hadir di Sintang saat ini adalah pengurus dan anggota kami. Kalau bukan karena pandemi, sebenarnya banyak yang mau ikut. Kami ke sini juga sudah ijin dengan Bupati Sanggau mengingat ini masih pandemic,” terang Mas Kartini.

Pastor Paroki Kristus Raja Katedral Sintang yang juga Pastor Moderator WKRI Paroki Katedral Kristus Raja Sintang RD Florianus Abong menyampaikan pada Peringatan Hari Komunikasi Sedunia Tahun 2020, Paus Fransiskus meluncurkan tema merajut cerita indah kita dengan semesta dalam rangka memberikan semangat dalam menghadapi pandemi.

“kita dituntut untuk menjaga alam dan lingkungan. Gereja mendorong dilakukannya pertobatan ekologis atau merubah mentalitas kita dan mencintai alam semesta yang sudah rusak. Kita diajak untuk mencintai bumi dan alam kita. Kita semua dalam menghadapi berbagai cobaan dan pandemi, dituntut menjadi umat yang produktif dan aman covid-19,” terang RD Florianus Abong

“hari ini ibu-ibu dari Sanggau datang ke Sintang. Kami welcome dengan kunjungan ini. Semangat persaudaraan memang harus terus dibangun. Kita hendaknya saling menguatkan satu sama lain. Kita pulihkan kehidupan ini dan tetap semangat karena Tuhan yang menyertai” tambah RD Florianus Abong.

Marsela Ketua Panitia Silaturahmi tersebut menjelaskan bahwa kunjungan pengurus dan anggota DPC WKRI Paroki Hati Kudus Yesus Sanggau melakukan kunjungan balasan ke WKRI Paroki Katedral Kristus Raja Sintang.

“kami melakukan kunjungan ke Sanggau pada akhir Januari 2022 yang lalu. Pengurus dan anggota WKRI Paroki Katedral Kristus Raja Sintang yang hadir di Betang ini sebanyak kurang lebih 100 orang. Tema silturahmi hari ini adalah merajut cerita indah kita dengan semesta. Fondasi utama anggota WKRI adalah keluarga. Mari kita bersama membangun cinta dalam keluarga masing-masing.” terang Marsela.(rilis)

Ini Respon Pemerintah, Terhadap Kelangkaan Minyak Goreng

Sintang, LK-Pemerintah Kabupaten Sintang menyambangi 7 toko dan 1 Distributor minyak goreng yang ada di Bumi Senentang, Jumat (4/3/2022).  Alhasil tidak satupun toko yang didatangi menyediakan minyak goreng.

Bupati Sintang yang diwakili oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang Yustinus J, S. Pd. M.A.P mengatakan Pemantauan ini dilakukan untuk menanggapi keluhan masyarakat terhadap kelangkaan minyak goreng di Bumi Senentang.

“Kelangkaan minyak goreng ini bukan berada di wilayah Kabupaten Sintang melainkan dari produsen minyak goreng yang memang membatasi atau mengurangi pengiriman ke Sintang,” kata Yustinus.

Pemkab Sintang Kata Yustinus sudah menyampaikan permasalahan ini ke agen dan Distributor agar minyak goreng segera di kirim ke Kabupaten Sintang. Bahkan informasi yang ia peroleh Pihak distributor sudah memesan 4 kontainer minyak goreng untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, tetapi sampai saat ini belum dikirim.

“Mereka (Distributor) mengaku sudah minta 4 kontainer tetapi sampai sekarang pengiriman tidak maksimal, tidak sampai 4 kontainer,” tutur Yustinus.

Yustinus menceritakan pihaknya mengunjungi toko dan 1 distributor minyak goreng yang di sidak. Hasil sidak ke toko dan gudang sembako menunjukan stok minyak goreng kosong. Sedangkan di distributor juga kosong namun sudah mengajukan permintaan kepada produsen minyak goreng. Tujuh pemilik toko yang di sidak oleh tim mengaku stok minyak goreng sudah kosong dan tidak ada mendapatkan kiriman stok sejak seminggu. Untuk memastikan tidak ada penimbunan, tim juga sempat melihat langsung gudang penyimpanan barang di 7 toko tersebut. Hasilnya, gudang penyimpanan memang dalam keadaan kosong.

Terakhir, Tim melakukan sidak di Distributor Wilmar CV Sarana Makmur Sentosa di Jalan MT Haryono.

Tim diterima oleh Zul Susanto pimpinan perusahaan. Kepada Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang Yustinus J, S. Pd. M.A.P dan rombongan, Zul Susanto menyampaikan bahwa berkurangnya pasokan minyak goring terjadi sejak Januari 2022 yang lalu hingga sekarang.

“kami memang distributor minyak goreng untuk Kabupaten Sintang dan Kabupaten Melawi. Masalahnya kita terkendala di stok. Pihak Wilmar juga membatasi pengiriman ke kami.  Bulan Maret 2022 ini saja, kami baru mendapatkan kiriman 1.500 dus, dan sudah saya distribusikan merata, setiap toko saya kasih 5 dus saja. Saya sudah mengajukan untuk mendapatkan pengiriman kembali. Informasinya akan dapat pada tanggal belasan Maret ini,” terang Zul Susanto

Susanto memastikan pendistribusian merata.  Per hari ini sudah habis stok. Terakhir pengiriman dilakukan ke kecamatan Sepauk dan di Sepauk juga minyak goreng langsung habis diserbu warga yang ingin membeli minyak goreng.

“ Pesan pihak Wilmar, barang yang datang, harus habis dalam 1 x 24 jam. Jadi kalau minyak datang, langsung kami distribusikan dengan harga mengikuti harga pemerintah. Kami jual ke toko itu dengan harga modal untuk minyak goreng premium adalah 13 ribu per liter. Sehingga toko bisa jual 14 ribu per liter,” tambah Zul Susanto

Sementara  Arbudin Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah menyampaikan kelangkaan minyak goreng ini terjadinya karena pembatasan pengiriman dari Pontianak.

“kami akan berkoordinasi dan berkomunikasi dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat untuk terus menambah stok minyak goreng untuk Kabupaten Sintang. Kami juga mendorong Pemprov Kalbar untuk berkoordinasi dengan Kementerian Perdagangan di Jakarta soal kebutuhan minyak goreng. Droping minyak goreng dari pusat harus terus ditambah untuk daerah dalam hal ini Kabupaten Sintang,” terang Arbudin