Usai Dilantik Jarot Janji Beri Keringanan Retribusi

Sintang, LK- Bupati Sintang H Jarot Winarno berjanji akan memberikan keringan retribusi pajak, sewa ruko milik pemda dan bantuan Usaha Kecil Menengah (UMKM) kepada masyarakat. Pernyataan tersebut diungkapkan Jarot usai dirinya dilantik pada Jumat (26/02) di Balai Petitih Kantor Gubernur Kalimantan Barat oleh Gubernur Kalimantan Barat H. Sutarmidji, SH. M. Hum.

“kami akan memberikan keringanan retribusi, pajak, sewa ruko milik pemda, bantuan kepada UMKM. Kami mengutamakan perbaikan infrastruktur dasar supaya memperlancar arus barang dan orang,” ungkap Jarot.

Jarot mengaku ini kali ketiganya dirinya memimpin Kabupaten Sintang, setelah sebelumnya pada tahun 2005-2010 dirinya menjadi wakil Bupati Sintang dan pada tahun 201-2021 menjadi Bupati sintang.

“Buat kami Sintang adalah cita-cita yang belum tercapai. Kami akan terus bekerja, ada banyak pekerjaan yang memang belum selesai. Jadi tugas kami adalah menjaga Sintang dari virus corona dan karhutla. Kami juga akan segera memulihkan ekonomi masyarakat Kabupaten Sintang. Dan kami akan melanjutkan dan menyelesaikan yang belum bisa kami selesaikan,” terang Bupati Sintang

Sebagai perpanjanganan tangan Gubernur Kalimantan Barat, Jarot mengaku akan terus berkoordinasi dengan Gubernur dalam hal pembangunan. Ini penting dilakukan agar pembangunan di Kabupaten Sintang dapat berjalan dengan baik dan lancar.

“Pelantikan ini adalah baru awal dari kepemimpinan saya dengan Bapak Sudiyanto. Kami akan berteman sampai 5 tahun masa jabatan. Kalau perlu, pertemanan kita akan kita perpanjang,” terang Bupati Sintang.

Senada juga disampaikan Wakil Bupati Sintang terpilih, Sudiyanto, SH. Sebagai Wakil Bupati dirinya mengaku siap membantu Bupati dalam mewujudkan pembangunan yang berkeadilan, merata dan dapat dirasakan masyarakat.

“apapun yang sudah direncanakan oleh Bapak Bupati Sintang, itulah rencana dan program saya, dan saya siap membantu supaya bisa dilaksanakan. Tidak ada lagi program Bupati Sintang sendiri dan program Wakil Bupati Sintang. Yang ada adalah satu program, kami itu satu paket. Tupoksi saya sebagai Wakil Bupati Sintang akan saya jalankan dengan baik seperti dalam hal pengawasan dan yang lain,” terang Sudiyanto.

Diketahui, Pasangan dr. H. Jarot Winarno, M. Med. PH dan Sudiyanto, SH dalam pesta demokrasi pada 9 Desember 2020 yang lalu diusung oleh 5 partai politik dengan total 17 kursi di parlemen Kabupaten Sintang. Adapun kelima parpol tersebut yakni Nasdem, Golkar, PKB, PPP, dan PKPI. Pasangan ini juga didukung oleh 4 parpol lainnya yakni, PKS, PSI, Partai Berkarya dan partai Garuda.

Pada pelaksanaan pilkada Sintang tahun 2015 yang lalu dr. H. Jarot Winarno, M.Med. PH berpasangan dengan Drs. Askiman, MM meraih kemenangan setelah mendapatkan 93.778 suara atau 41,90 persen. Sedangkan saat pelaksanaan pilkada Sintang tahun 2020, dr. H. Jarot Winarno, M.Med. PH berpasangan dengan Sudiyanto, SH mampu meraih kemenangan setelah mendapatkan 114.529 suara atau 47, 95 persen.

Pada periode pertamanya memimpin Kabupaten Sintang, dr. H. Jarot Winarno, M.Med. Ph sebagai Bupati Sintang dan Drs. Askiman, MM sebagai Wakil Bupati Sintang periode 2016-2021 dilantik langsung oleh Gubernur Kalimantan Barat Drs. Cornelis, MH di Balai Petitih Kantor Gubernur Kalbar Jalan Ahmad Yani Pontianak pada Rabu 17 Februari 2016 yang lalu.(ono)

Bupati Terpilih dilantik 26 Februari

Sintang, LK- Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat memastikan pelantikan Bupati dan wakil Bupati terpilih dilaksanakan pada 26 Februari 2020. Prosesi pelantikan akan dilakukan di Balai Petitih Kantor Gubernur Kalimantan Barat.

Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang yang juga Pelaksana tugas Bupati Sintang Yosepha Hasnah berharap proses pelantikan Bupati dan wakil Bupati Sintang terpilih dapat berjalan dengan lancar dan tanpa kendala.

“Saya minta yang terlibat dalam pelantikan tersebut untuk melaksanakan tugas dengan baik dan penuh tanggungjawab agar proses pelantikan bisa diikuti oleh Bapak Bupati dan Wakil Bupati Sintang dengan baik,” pesan Yosepha Hasnah ketika memimpin rapat persiapan pelantikan di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang pada Selasa, (23/2) pagi.

Usai pelaksanaan pelantikan, Pemerintah Kabupaten Sintang juga akan menyelenggarakan acara masuk kantor pertama.Sekaligus perkenalan dengan pejabat pejabat dilingkungan pemerintah Kabupaten Sintang.
“Acara masuk kantor pertama pada Senin, 1 Maret 2021. Sekaligus pertemuan dengan seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah di Lingkungan Pemkab Sintang,” tambah Yosepha Hasnah.

Hal sama juga diungkapkan Kepala Sub Bagian (Kasubag) Administrasi Pemerintahan Bagian Tata Pemerintahan Sekretariat (Setda) Sintang Eman Kurniawan mengaku juga sudah mengikuti rapat persiapan pelantikan di pontianak pada 19 Februari 2021.

Hasil rapat tersebut menjelaskan bahwa gubernur Kalimantan Barat memastikan pelantikan akan dilakanakan pada 26 Februari 2021 dan dilakukan pelantikan secara langsung oleh Gubernur Kalimantan Barat dan tidak dilakukan secara virtual.

“Dengan pertimbangan ada peraturan yang lebih tinggi dari surat edaran Mendagri soal pelantikan secara virtual sehingga gubernur memutuskan pelantikan secara langsung,” terang Eman Kurniawan.

Eman menjelaskan peraturan yang lebih tinggi yang dimaksud adalah Pasal 78 ayat 2 huruf b Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah, Pasal 131 ayat 4 Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2008 tentang perubahan ketiga atas Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2005 tentang pemilihan, pengesahan dan pemberhentian kepala daerah dan wakil kepala daerah yang memang menegaskan bahwa pelantikan Kepala Daerah di lakukan oleh Gubernur di ibukota provinsi.

selain itu, kata Eman, Gubernur Kalbar juga sudah berkoordinasi dengan gubernur lain di Indonesia yang akan melaksanakan pelantikan secara langsung di ibukota provinsi. Sehingga dengan alasan tersebut Gubernur Kalbar juga ingin melaksanakan pelantikan secara langsung di Pontianak.

“ Surat Undangan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat yang ditandatangani oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat udah kami terima,” tutur eman.

Lebih lanjut Eman menginformaikan berdasarkan Surat Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat dengan Nomor: 131/0556/Pem-B tentang Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Terpilih Hasil Pemilihan Tahun 2020, maka gladi bersih akan dilaksanakan pada Kamis, 25 Februari 2021 pukul 14.00 WIB di Balai Petitih dan pelantikan akan dilaksanakan di Balai Petitih Kantor Gubernur Kalimantan Barat pada Jumat, 26 Februari 2021 pukul 08.00 WIB.(ono)