Bijak Dalam Bermedsos

Sintang215 Dilihat

Sintang,LK- Ketua Dewan perwakilan Rakyat (DPRD) Sintang Florensius Ronny menghimbau masyarakat untuk bijak dalam bermedia sosial (Medsos) dengan tidak menyebarkan berita berita bohong atau (Hoax), terutama dimasa pesta demokrasi.
“Saya rasa jelas ya, ada himbauan dari kepolisian bahwa untuk masyarakat sintang bijaklah untuk menggunakan media sosial. Artinya, hari ini momen pilkada gunakanlah medsos secara bijak sehingga tidak menimbulkan efek-efek yang dapat mengakibatkan atau merugikan masyarakat banyak,” ujar Ketua DPRD Sintang, Florensius Ronny, baru baru ini
Pilkada, menurut Ronny, adalah pesta demokrasi. Artinya, masyarakat dipersilahkan untuk menyampaikan opini dan pendapat di medsos.
“Jadi, silahkan menyampaikan opini dan pendapat di medsos, tapi tanpa menjelek-jelekan dan ataupun menyebarkan ujaran kebencian, apalagi yang sifatnya hoaks,” katanya.
Kasubag Humas Polres Sintang, Iptu Hariyanto mengatakan bahwa media sosial menjadi salah satu kebutuhan pokok sebagian masyarakat. Medsos menyajikan banyak informasi yang bermanfaat bagi masyarakat. Masyarakat dapat informasi yang diinginkan di sana.
Namun jika tidak digunakan secara bijak, Medsos bisa menjadi bumerang pada pemilik akun Medsos. Yang memprihatinkan, terkadang informasi yang belum bisa dipastikan kebenarannya (hoaks) berseliweran di Medsos selanjutnya ditanggapi serius oleh para Netizen.
“Inilah masalah serius yang harus diperhatikan semua pengguna medsos,” ujarnya.
Olehkarenanya, Hariyanto mengingatkan dan menghimbau para pemilik akun dan warganet untuk bijak dalam memanfaatkan medsos.
“Masyarakat harus smart dalam bermedia sosial. kita harus hati-hati dalam berkomentar ataupun mengeluarkan statement baik di media sosial maupun di masyarakat,” katanya.
Wanti-wanti dari Kasubag Humas Polres Sintang ini cukup beralasan. Hal ini untuk mengingatkan masyarakat supaya tidak terlalu larut dengan dunia maya hingga menjadi pelaku pelanggaran UU ITE.
Saat ini banyak orang tersandung masalah ketika menggunakan medsos. Banyak Netizen yang berakhir masuk bui akibat ulahnya memposting suatu percakapan ataupun cuitan-cuitan yang belum tentu kebenaranya.
“Jadi, kami berharap masyarakat saat menggunakan medsos sebagaimana mestinya, tolong di sharing dulu dan jangan main share, sementaranya kebenarannya belum dapat dipastikan,” pungkasnya.(dedek)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.