184 Orang Reaktif Hasil Rapid Tes

0

Sintang, LK- Ketua Gugus tugas Penanganan dan penanggulangan Covid-19 Kabupaten Sintang H Jarot Winarno mengaku sudah 1.969 orang di Kabupaten Sintang dilakukan Rapid Tes. Dari jumlah tersebut 184 dinyatakan reaktif.

“Kita sudah melakukan pemeriksaan Rapid Tes sebanyak 1969. Hasilnya 184 reaktif,” kata H. jarot Winarno dalam konferensi pers, Senin (11/5/2020) di rumah dinas Bupati Sintang.

Temuan 184 orang reaktif kata Jarot berada disejumlah claster. Diantaranya yaitu Claster pasien Terkonfirmasi Covid-19 di Gang keramat Teluk Menyurai. Dari hasil penyelidikan epidemologi ditemukan 10 orang reaktif Covid-19 hasil pemeriksaan Rapid Tes.

Kemudan claster kedua yaitu claster Menyumbung. Di wilayah tersebut ada satu warga terkonfirmasi Civid-19. Pemkab Sintang melakukan penyelidikan epidemologi sehingga didapati 22 orang reaktif hasil pemeriksaan Rapit tes. 22 orang tersebut adalah orang yang pernah berinteraksi dan kontak erat dengan pasien Covid asal menyumbung.

Kemudian yang ketiga adalah Claster Magetan atau Temboro. Dari informasi sejumlah warga ada 100an lebih santri yang pulang dari Magetan Pemkab Sintang sudah melakukan penelusuran epidemologi, baik santri yang datang maupun pihak-pihak yang kontak langsung dengan santri dilakukan pemeriksaan. Hasilnya dari 168 warga yang di Rapid tes 26 dinyatakan reaktif.

Kemudian claster kegiatan keagamaan di Gowa. Di Kabupaten Sintang ditemukan satu orang, namun dari hasil pemeriksaan orang tersebut negative dan sudah diminta untuk melaksanakan isolasi mandiri di rumah.

Selanjutnya adalah claster kuala lumpur. Dari hasil pemeriksaan satu orang reaktif dan sudah diisolasi mandiri. Pemkab Sintang juga melakukan penelusuran terhadap kegiatan keagamaan di bogor. Satu orang dilakukan pemeriksaan dengan menggunakan Rapid tes hasilnya Negatif.

Yang terakhir adalah penyelidikan epidemologi pada claster orang orang yang beresiko tinggi penularan Covid-19, seperti petugas kesehatan, anggota gugus tugas dan opd dilingkungan pemerintah Kabupaten Sintang.

Dari hasil penyelidikan dari tenaga kesehatan 749 orang dilakukan rapid tes, hasilnya 78 orang reaktif dan saat ini sudah dilakukan isolasi mandiri, Kemudian gugus tugas 161 dilakukan rapid tes hasilnya 29 reaktif.  Dan yang terakhir adalah sejumlah warga masyarakat dari 360 orang yang dilakukan pemeriksaan dengan menggunakan Rapid tes 16 orang dinyatakan reaktif.

Jarot mengaku warga yang dinyatakan reaktif saat ini sudah ditetapkan sebagai OTG atau Orang Tanpa Gejala. Sebagian besar sudah dilakukan isolasi di Rumah Sakit Rujukan dan Tempat Isolasi mandiri yang sudah disiapkan Pemkab Sintang seperti Gedung Serbaguna Sintang.

“Hanya Sebagian kecil yang mampu disiplin melaksanakan isolasi mandiri dirumah,” ungkap jarot.(ono)

Tinggalkan Balasan

silahkan masukkan komentar anda
masukkan nama anda disini