Setuju Dana Pilkada Untuk Penanganan Corona

0

Sintang, LK- Penyebaran Corona Virus Desaise (Covid-19) di Indonesia kian meluas. Sampai hati ini sudah ada 34 Provinsi di Indonesia yang terpapar virus mematikan ini.
Miliyaran bahkan triliunan dana terserap guna menangani merebaknya virus corono. Bahkan agenda besar seperti pesta demokrasi pemilihan Bupati dan gubernur secara serentak di Indonesia yang rencananya akan dilaksanakan pada 23 September pun dipastikan tidak akan dilaksanakan pada bulan tersebut.
Wakil Ketua II DPRD Sintang Heri Jambri menegaskan bahwa dirinya setuju jika Pilkada yang ditunda, dananya digunakan untuk penanganan Corona Virus Desease atau COVID-19. “Kalau memang Pemilu bisa ditunda, itu lebih baik. Kemudian dana Pilkada bisa fokus kita gunakan untuk menyelamatkan masyarakat Sintang,” kata Heri Jambri pada belum lama ini.
Apalagi, kata Heri, dana Pilkada Sintang jumlahnya puluhan miliar. “Kan jumlahnya lumayan. Paling tidak bisa untuk membeli masker, atau peralatan lain yang dibutuhkan untuk penanganan COVID-19 di Kabupaten Sintang,” ucapnya.
Ia mengatakan, mengingat pandemi COVID-19 sangat berdampak pada ekonomi, tentu dana-dana tersebut bisa digunakan untuk membantu masyarakat. “Paling tidak ada subsidi yang dilakukan oleh pemerintah kepada masyarakat yang tidak mampu. Sehingga mereka meras terbantu saat pandemi COVID-19 belum berakhir,” ucapnya.
Ia mengatakan, untuk penanganan COVID-19 di Sintang. Seluruh anggota DPRD Sintang sudah sepakat bahhwa dana Bimtek ke luar daerah Rp 858 juta bisa dialihkan untuk penanganan COVID-19.
“Ini merupakan bentuk kepedulian pada penanganan COVID-19. Kami juga setuju kegiatan-kegiatan yang tidak begitu penting ditunda saja,” ucapnya.
Untuk relokasi anggaran dari APBD untuk COVID-19, kata Heri, sudah ada petunjuk dari Kementerian Keuangan. Bahkan, Kementerian Keuangan sudah menyurati bahwa Dana Alokasi Khusus (DAK) tidak dilaksanakan.
“DAK kan ada di kabupaten. Yang sudah lelang saja dibatalkan. Artinya, dana tersebut bisa digunakan untuk kepentingan untuk penanganan COVID-19,” ucapnya.

Tinggalkan Balasan

silahkan masukkan komentar anda
masukkan nama anda disini