Tekan Angka Kemiskinan, Pemerintah Harus Punya Terobosan dan Inovasi Baru

Sintang172 Dilihat

Sintang, LK- Pemerintah Kabupaten Sintang dinilai perlu mengambil langkah konkret untuk mengatasi angka kemiskinan. Pasalnya, sejak 2017 – 2018 mengalami peningkatan sebesar 10,35 persen dari 413 ribu jumlah penduduk di Kabupaten Sintang.
Seharusnya, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) mampu mengentaskan angka kemiskinan. Sayangnya hal tersebut tidak optimal. Karena itu, pemerintah mesti memiliki terobosan dan inovasi baru.
“Harus ada sebuah program baru ya. Tapi, program itu harus menyentuh langsung ke masyarakat,” kata Ketua Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Harjono Bejang, Jumat (15/11/2019).
Bejang mengakui 80-90 persen masyarakat di Kabupaten Sintang bergerak di bidang perkebunan dan perekonomian. Sayangnya, kedua bidang itu belum tergarap dengan optimal. Sehingga perlu ditingkatkan lagi.
“Masyarakat kita itu hanya bergantung di dua bidang. Pertama bidang perkebunan dan kedua adalah pertanian. Kedua ini jantung perkonomian masyarakat kita. Nah, kalau tidak ada terobosan dan inovasi baru, maka sulit rasanya kita untuk menekan angka kemiskinan di Sintang,” katanya.
Kendati demikian, Bejang menilai tidak semudah membalikan telapak tangan. Butuh sinergitas semua pihak. Terutama, pemerintah, desa, camat, OPD, dan masyarakatnya.
“Persoalan kemiskinan di Sintang bukan hal baru ya. Tapi persoalan lama yang belum terentaskan. Untuk itu, semua harus bersinergi menekan angka kemiskinan ini. Kalau tidak, kita tidak dapat keluar dari kategori kabupaten tertinggal,” ujarnya.
Hal yang sama juga di ungkapka Komite Nasioanal Pemuda Indonesi (KNPI) Kabupaten Sintang Supriyadi berharap angka kemiskinan di Kabupaten Sintang terus mengalami penurunan. Program yang dilakukan pemerintah diharapkan dapat menyentuh masyarakat terutama masyarakat yang berada di pedalaman.
“Kami sangat berharap dibawah kepemimpinan H Jarot Winarno sebagai Bupati dan Askiman Sebagai wakil Bupati Sintang kemiskinan di Kabupaten Sintang dapat terus di tekan,” tutur Supriyadi ketika ditemui sejumlah wartawan baru baru ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.